PENGOBATAN pada suatu penyakit tidak terlepas dari efek samping. Ada yang sekadar ngantuk, sampai pada efek samping yang terlihat secara kasat mata seperti kemoterapi pada masalah kanker. Pada penyembuhan gangguan aritmia, pasien juga dihadapkan efek samping. Apa itu?
Perlu Anda ketahui terlebih dulu, penyembuhan masalah ini dijelaskan Profesor Ahli Aritmia di RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, SpPJ (K) sesuai tata laksananya terdiri dari 3 jenis. Antara lain terapi farmakologis, elektroterapi, dan terapi bedah.
(Baca Juga: Waspadai, Kelainan Irama Jantung Bisa Berisiko Stroke)
Prof. Yoga menuturkan, untuk terapi farmakologis, pasien selama pengobatan diberikan obat-obat golongan aritmia. Pemakaian obat sebagai pengobatan oral biasanya menggunakan obat antikoagulan oral baru (OKB). Obat tersebut digunakan untuk mencegah stroke pada kelainan irama fibrilasi atrium (FA).
(Baca Juga: AWAS! Jantung Berdebar-debar Tak Selalu Pertanda Jatuh Cinta, Waspada Aritmia)