MENJADI salah satu penyakit ganas, kanker kepala leher perlu diperhatikan khusus bagi semua orang. Deteksi dini atau setidaknya kesadaran penuh setiap orang akan kesehatan tubuhnya menjadi awal yang baik untuk mencegah kondisi tubuh semakin baik.
Bicara mengenai kanker kepala leher, Anda harus mengetahui dulu bagian di tubuh mana saja yang termasuk dalam kelompok Kanker Kepala Leher. Dijelaskan Dokter Spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT) Dr Marlinda Adham SpTHT-KL(K), kanker kepala leher meliputi mata, sinosanal, nasofaring, rongga mulut, parotis, orofaring, hipofaring, laring, dan tiroid.
(Baca Juga: Sariawan Tak Kunjung Sembuh & Hidung Sering Mimisan, Waspada Kanker Kepala Leher!)
Nah, dari setiap bagian itu memiliki risiko terbentuknya kanker. Berada di organ dalam tubuh, makanya kanker jenis ini sangat sulit diketahui. Pengecekan endoskopi menjadi salah satu cara pertama yang bisa dilakukan.
"Beda kodisinya bila tumor yang terbentuk berada di luar tubuh yang bisa langsung dilihat. Pada kanker kepala leher, tumor di bagian tubuh tertentu tidak berarti kanker primer terletak di situ juga. Bisa saja ada di bagian tubuh lainnya," terangnya di RSCM Jakarta, Kamis (10/8/2017).
(Baca Juga: Mengenal Keganasan Kanker Nasofaring)
Dr Marlinda dalam kesempatannya juga coba menjelaskan pada Okezone terkait dengan gejala-gejala dari setiap jenis kanker yang terdapat dalam kelompok kanker kepala leher.
1. Kanker Nasofaring
Gejala yang terjadi meliputi:
- rasa penuh di telinga
- telinga terasa sakit, bahkan sampai berdenging
- hidung tersumbat
- lendir berdarah, bukan mimisan