PERNAH mendengar cerita bahwa orang-orang lanjut usia (lansia) yang tinggal di panti jompo tidak bahagia? Ternyata hal ini benar adanya dan sudah dibuktikan oleh sebuah penelitian. Bahkan, berada di panti jompo membuat para lansia mudah menyerah pada kehidupan. Hal ini bisa terjadi karena timbulnya sikap apatis.
(Baca Juga: Kegiatan Rutin untuk Cegah Pikun di Usia Lanjut)
Sikap apatis timbul karena kurangnya stimulasi mental yang membuat lansia tidak peduli dengan kehidupan sehari-harinya. Beberapa panti jompo diyakini tidak mengadakan kegiatan yang menarik sehingga para lansia tidak memiliki motivasi.
(Baca Juga: Terus Belajar di Masa Lansia Bisa Cegah Kepikunan)
Menurut penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan Belanda terhadap 713 panti jompo, sikap apatis meningkatkan risiko kematian hingga 62% dalam waktu empat bulan ke depan. Ada banyak masalah seputar dana sosial untuk perawatan lansia dan masalah yang dihadapi oleh petugas panti jompo ketika menghadapi para lansia.
(Baca Juga: Menua dengan Sehat dan Tidak Sakit-sakitan, Tentu Bisa Dong!)
Dalam situasi seperti itu, kebanyakan lansia hanya duduk di ruang televisi bersama penghuni lain tanpa melakukan kegiatan lain karena keterbatasan dana. Walaupun belum ada alasan yang jelas mengapa sikap apatis menyebabkan kematian dini, tapi dapat dipastikan sikap ini memengaruhi penurunan fungsi otak.
“Adanya sikap apatis pada lansia yang tinggal di panti jompo membuat mereka harus mendapatkan perhatian lebih dalam perawatan sehari-hari,” ujar penulis utama penelitian, Johanna Nijsten dari Universitas Radbound, seperti yang dikutip dari Daily Mail, Kamis (10/8/2017).
(Baca Juga: Wanita Berusia 82 Tahun Ini Memberikan Tips Menua dengan Sehat)
Johanna meminta agar para lansia diskrining terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam panti jompo. Hal itu berfungsi untuk melihat adanya sikap apatis, depresi, dan gangguan kejiwaan sehingga pihak panti bisa membuat lebih banyak aktivitas agar bisa membantu para lansia tersebut. Sikap apatis berbeda dari depresi dan seringkali tidak disadari oleh petugas.
Menurut Caroline Abrahams dari Age UK, sebanyak 40% lansia yang tinggal di panti jompo hidup dengan depresi. Meskipun banyak panti jompo yang mendukung gaya hidup aktif, kebanyakan dari mereka hanya melakukan hal-hal yang mendasar. Hal itu memperburuk keadaan lansia yang memiliki sikap apatis dan tidak memiliki motivasi karena kegiatan yang dilakukan kurang menantang.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.