“Selama Dinasti Qing, Amoy yang kini bernama Xianmen merupakan salah satu pelabuhan perdagangan besar pertama di China. Seiring dengan Shanghai, Xianmen adalah salah satu titik kontak pertama antara Timur dan Barat,” ucap Robun Glodstein, juru bicara pariwisata Kulangsu, seperti yang dikutip dari CNN, Rabu (9/8/2017).
Keindahan alam yang dimiliki Pulau Xianmen membuat pelabuhan jadi tempat utama yang dilindungi, Kulangsu juga menjadi tujuan ideal ketika mengunjungi Xianmen dan mendirikan bisnis perdagangandan menjadi lokasi untuk bea cukai. Sepanjang awal abad ke 19, pemukiman yang memiliki romantis ini menarik para wisatawan dan perwakilan diplomatik dari banyak negara Eropa, termasuk Inggris, Prancis, Belanda, dan Portugis.
(Baca Juga: Mengabdikan Diri pada Lingkungan, Wanita dari Suku Boishnoi Wajib Menyusui Anak Rusa)
Desa Kulangsu masih menyimpan sisa masa lalunya ada sebanyak 13 konsulat asing di Pulau Xianmen dan ada sekira 600 bangunan yang berasal dari warisan masa lalu. Desa ini juga merupakan tempat pertama di China yang memutarkan dan memainkan musik klasik.
(foto: CNN)
(Fiddy Anggriawan )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.