Kehadiran candi dan pura dari Gunung Kawi ini dipercaya sudah dibangun sejak abad ke 11 oleh Raja Anak Wungsu untuk menghormati ayahnya, Udayana selama pemerintahan Warmadewa. Berdasarkan sejarah, monumen sebalah timur didedikasikan untuk Raja Udayana, Ratu Mahendratta, anaknya Airlangga, Anak Wungsu dan Marakata.
(foto: Shutterstock)
Saat Anak Wungsu memerintah Bali, Airlangga menguasai Jawa dengan kerajaan Singosari. Tak heran jika perpaduan dua tempat ibadah tersebut begitu harmonis berdiri bersampingan.
Dilansir dari Indonesiatravel, Senin (7/8/2017), Jika hendak ke destinasi ini, Anda bisa menggapai dari jalan utama Tampaksiring, kemudian menuruni ratusan anak tangga. Selama berkunjung Anda wajib sekali berbusana sopan dan juga rapi untuk menghargai segala norma yang ada. Bagi wanita yang sedang menstruasi, Anda dilarang memasuki area tempat ibadah ini.
(fid)
(Donald Banjarnahor)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.