Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Taman Hutan Raya Wan Abdul Rahman Lampung Akan Jadi Observatorium Modern di Indonesia

Tentry Yudvi , Jurnalis-Senin, 07 Agustus 2017 |17:33 WIB
Taman Hutan Raya Wan Abdul Rahman Lampung Akan Jadi Observatorium Modern di Indonesia
Tahura Wan Abdul Rahman, Lampung (foto: Instagram/@iinright)
A
A
A

BOSSCHA di Bandung menjadi salah satu observatorium tata surya tertua di Indonesia. Karena usia, untuk masuk ke spot tersebut wisatawan pun dibatasi dan tidak dibuka setiap hari. Sebab itu, Lampung pun akan hadirkan tempat serupa dengan Bosscha.

Pembangunan observatorium tersebut dibangun di Taman Tahura Wan Abdul Rachman yang menjadi taman kota Bandar Lampung. Lokasi juga sudah dibangun dan bisa dinikmati 2-3 tahun mendatang.

(Baca Juga: Beragam Posisi Ideal untuk Melihat "Pintu Neraka" di Hawaii)

"Mengingat Bosscha sudah dibangun dari zaman Belanda dan polusi cahaya sudah sangat tinggi di Bandung sehingga membuat teleskop tidak bisa berfungsi secara optimal. Untuk itu kami ingin membuatnya di Lampung," kata Gubenur Lampung M. Ridho Ficardo.

(foto: Instagram/@zayusher)

Kehadiran kawasan observasi planetarium tersebut tentu saja untuk mengedukasi penerus bangsa terutama belajar mengenai tata surya dan melihat lebih dekat keindahannya melalui teropong. Pasalnya, Bosscha di Bandung yang selama ini menjadi tumpuan sarana edukasi sudah tidak dibuka setiap hari dan hanya bisa menampung 200 orang selama dibuka.

(Baca Juga: Tips & Trik Travelling Murah ke Luar Negeri saat Musim Liburan)

Hal tersebut karena kondisi teleskop yang sudah tua dan riskan untuk rusak sehingga harus dijaga. Bangunan yang sudah berusia puluhan tahun tersebut juga wajib untuk dilestarikan. Sebab, menjadi peninggalan berharga untuk bangsa Indonesia sendiri.

"Nanti, tempat observator akan lebih modern dibandingkan Bosscha kawasan lebih bersih dari polusi cahaya dan berada di balik bukit agar terhindar dari cahaya," tukasnya.

(Baca Juga: Suku di Pedalaman Kalimantan Tak Cuma Dayak, tapi Juga Ada Manusia Berbuntut!)

Sentuhan modern juga dihadirkan melalui teleskop yang akan digunakan. Di mana jika Bosscha memiliki teleskop besar untuk meneropong bintang, Taman Tahura Wan Abdul Rachman akan menghadirkan koleksi teleskop yang lebih kecil dan juga jernih karena sentuhan teknologi modern yang digunakannya.

Nantinya wisatawan juga menikmati keindahan alam sekitar taman. Di mana lanskap seperti perbukitan serta pohon rindang mendominasi lokasi sehingga pengunjung juga bisa menjadikan destinasi sebagai wisata kota selama berada di Lampung.

(Baca Juga: 5 Pulau Misterius dan Tersembunyi seperti di Film King Kong)

Apalagi, kini akses menuju Lampung pun sudah bisa diakses dengan mudah karena kehadiran jalan tol Banten menuju Lampung dari Jakarta. Waktu tempuh yang bisa menghabiskan waktu 4-6 jam bisa ditempuh 2-3 jam menggunakan kendaraan pribadi atau pun umum.

(Fiddy Anggriawan )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement