Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dokter Oz Indonesia Sempat Kena Maag Akut, Ini Perbedaannya dengan Maag Kronis Menurut Ahli!

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Minggu, 06 Agustus 2017 |10:39 WIB
Dokter Oz Indonesia Sempat Kena Maag Akut, Ini Perbedaannya dengan Maag Kronis Menurut Ahli!
Dokter Ryan Thamrin (Foto: Instagram)
A
A
A

MENINGGALNYA Hesta Meiriansyah bin Husni Thamrin atau biasa dikenal dengan Dr Ryan Thamrin, Jumat (4/8/2017), masih simpangsiur. Spekulasi penyakit maag akut, tumor di kepala, dan kanker otak menjadi faktor utamanya. Sedangkan serangan jantung yang menyebabkan sang dokter terjatuh di kamar mandi telah dibantah keluarga.

Pihak keluarga meyakini penyakit maag akut dan adanya benjolan di belakang kepala yang diketahui adalah tumor menjadi penyebab utama sang dokter tampan itu menghembuskan nafas terakhirnya. Sedangkan, orang di sekitar dokter yang pernah menjadi cover boy majalah tersebut menyatakan kanker otak adalah penyakit yang membunuhnya.

(Baca Juga: Maag Akut dan Benjolan di Kepala, Penyebab Meninggalnya Dr OZ Ryan Thamrin?)

Tapi, bila membahas maag akut yang diderita dokter yang dikenal juga sebagai Dr Oz Indonesia, ada kejanggalan di sana. Seperti dikabarkan sebelumnya, keluarga meyakini bahwa maag akut sudah diderita almarhum setahun terakhir. Sedangkan, menurut Dokter Spesialis Penyakit Dalam Dr Ari Fahrial Syam SpPD, standar waktu yang dipergunakan untuk membedakan akut dan kronis biasanya 2 minggu saja.

’’Kalau dilihat dari durasi kejadian penyakitnya, rasanya Dr Ryan sudah mengalami maag kronis sebelumnya, jadi penggunaan maag akut pada penyebab kematian almarhum kurang tepat,’’ terangnya saat dihubungi Okezone, Minggu (6/8/2017). Tapi, ada kemungkinan lain yaitu almarhum menderita gejala maag akut sebelum ajalnya tiba.

(Baca Juga: Ungkapan Kesedihan Rekan Kerja Dokter Ryan Thamrin, Netizen: "Semua Kenangan Akan Tersimpan Rapih dengan Rasa Rindu yang Begitu Berat")

Maksudnya adalah Dr Ryan sudah mengidap maag kronis sebelumnya. Itu dikenali dengan statement keluarga yang menyatakan almarhum sudah coba diobati setahun terakhir. Kemudian, ada satu kondisi dimana dokter mengalami gejala maag akut yang memang gejalanya biasanya lebih besar dibandingkan maag kronis. ’’Kalau kondisinya demikian, itu bisa saja terjadi. Sebab, maag akut biasanya sampai membuat pasiennya muntah-muntah,’’ sambungnya.

(Baca Juga: Dr OZ Ryan Thamrin Meninggal, Mantan Rekan Kerja: ''We Will Miss You Dok'')

Tapi, bila dijelaskan secara umum, perbedaan maag akut dan maag kronis hanya terletak pada waktu kejadian gejala maagnya saja. Mereka yang mengidap maag secara teratur dan bila dikatakan sering itu dinamakan maag kronis. Sedangkan pasien yang mengalami gejala maag mendadak dimana sebelumnya belum ada keluhan sakit pada lambungnya itu namanya maag akut.

Dr Ari melanjutkan, terkait dengan gejala dan penyebab masalah, kedua penyakit itu cenderung sama. ’’Identifikasi penyakit hanya melihat dari waktu terjadinya gejala maag. Tapi, gejala maag akut biasanya lebih besar dibanding maag akut,’’ papar dokter.

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement