Tanggapi anak dengan serius
Contohnya ketika sedang bermain bersama Kirana, lalu ia mengatakan, "Lihat, Ibuk. Ini nasi goreng." "Oh, iya? Nasi goreng? Enak nggak, ya? Ibuk boleh coba? Hmmm... nyaamm... mau lagi Nak, tapi jangan pedas, yaa Dengan begitu, ia akan bersemangat membangun komunikasi yang lebih intens dengan kita karena tahu bahwa ia ditanggapi dengan baik.
Baca Juga: Anak Sulit untuk Disiplin? Yuk Moms Tawarkan Hukuman dan Imbalan!
Berekspresi ketika berbicara kepada anak sesuai emosi yang akan disampaikan