TERLEPAS dari style berpakaian gadis-gadis Prancis yang menjadi acuan mode dunia, hingga muncul istilah ‘Like A French Girl’, ternyata style desain interior ruang di negara pusat mode tersebut juga menarik diikuti.
Banyak orang tertarik dengan karya orang-orang di Prancis mendekor hunian mereka. Penduduk di sana berhasil mendesain rumah yang sejuk, stylish, hingga bergaya monarki. Untuk mengetahui aturan apa saja yang diterapkan masyarakat Prancis dalam mendesain rumah, mari intip panduannya seperti dilansir Homedesignlover, Rabu (2/8/2017).
Menghormati sejarah
"Hampir semua proyek kami secara eksklusif menghadirkan bangunan abad 17, 18 dan 19. Tentunya banyak dijumpai di jantung kota Paris, itu berarti banyak sejarah di dalamnya!" Kata Betsy Kasha dari A+B Kasha, sebuah agency arsitektur interior di Paris. "Setiap apartemen memiliki cerita menarik dan pesona tersendiri yang perlu dihormati. Desain yang bagus harus mempertemukan karakter ikonik dan keanggunan ruang dengan kemewahan praktis."
Misalnya, jika sedang mengerjakan sebuah apartemen klasik Haussmannian (dibangun antara tahun 1853 dan 1870), yang umumnya memiliki plafon langit-langit rumit, A+B Kasha akan memilih menghindari penambahan pencahayaan untuk mempertahankan karakter. Sebagai gantinya mereka mungkin memilih lampu sorot ke lantai yang dramatis.
Pilihan antidekorasi
Saat bekerja dengan klien yang memiliki selera khas Paris, perancang Jean-Louis Deniot harus meyakinkannya untuk mengadopsi pendekatan eklektik. "Dia sadar kita harus lebih bermain," katanya. "Tapi itu bisa sangat sulit, tidak ada desain dengan pakem kaku dan stabil. Maka saya mencoba mengumpulkan hal-hal yang seharusnya tidak menyatu, membuat juxtapositions.”
Di kamar tidur utama, potretnya berkisar dari abad ke-16 hingga 1960-an. Karpet kulitnya adalah rancangan dari Serge Lesage dan di sudut ruangan ada kursi neo-Mesir tahun 1920-an yang dilapisi kain Gaston Daniela.
"Keseluruhannya berasal dari ide anti-dekorasi," kata Deniot. "Lihat hasilnya, tentu saja sangat Perancis."