Kementerian Kesehatan mencatat pada 2016, terdapat 8.185 kasus campak pada 2015, lebih rendah dibandingkan pada tahun sebelumnya yang mencapai 12.943 kasus. Jumlah pasien campak yang meninggal yaitu satu orang di Provinsi Jambi.
Pakar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran UGM, Prof. dr. M Juffrie, Ph.D., Sp.A(K), menyatakan bahwa imunisasi campak dan Measles Rubbela (MR), sangatah penting karena tidak hanya memberi kekebalan pada anak tapi juga pada masyarakat sekitarnya.
"Dan jika yang bersangkutan (yang diimunisasi) calon ibu, juga mencegah agar bayi yang dikandung tidak kena kelainan kongenital seperti jantung bocor dan kebutaan," katanya.
"Jadi yang menolak usaha peningkatan kesehatan anak Indonesia, ia melanggar hak asasi anak," imbuhnya. Pernyataan M Juffrie ini menanggapi sejumlah sekolah atau lembaga pendidikan berbasis agama di Yogyakarta yang menolak imunisasi MR.
Mengingat pentingnya imunisai MR bagi anak, M Juffrie berharap pemerintah baik pusat maupun daerah memberikan penjelasan secara ilmiah kepada kelompok yang melarang imunisasi. "Libatkan pihak-pihak yang berkompeten, baik dari segi bukti ilmiah maupun segi hukum agama," kata dia.
(Muhammad Saifullah )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.