MEMILIKI keterbatasan bukan menjadi penghalang untuk beraktivitas atau pun berkarya. Setidaknya hal inilah yang menggambarkan sekelompok wanita berhijab yang tergabung dalam grup orkestra yang dibentuk oleh asosiasi bernama Al Nour Wal Amal.
Belajar memainkan alat musik, seperti violin, cello, atau flute bukan hal yang mudah. Namun, pernahkah Anda membayangkan mereka memainkannya tanpa melihat?
Ya, Al Nour wal Amal merupakan asosiasi yang menciptakan orkestra pertama di dunia dengan seluruh anggota yang mengenakan hijab. Selain berhijab, para wanita tersebut juga tuna netra sehingga hanya mengandalkan ingatan dalam mempelajari komposisi saat memainkan musik klasik, seperti Mozart, Brahms, Strauss, atau Tchaikovsky.
Mereka juga dituntut untuk melatih ingatan agar bisa mengingat setidaknya 45 komposisi saat konser, bisa tampol maksimal saat konser, serta bisa menyelaraskan harmonisasi irama saat tampil, karena para hijabers ini tak bisa melihat. Memang terkesan mustahil, namun terbukti mereka bisa melakukan hal tersebut dengan sukses.