Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rawa Pening dan Kisah Baru Klinting yang Melegenda

Utami Evi Riyani , Jurnalis-Kamis, 20 Juli 2017 |15:03 WIB
Rawa Pening dan Kisah Baru Klinting yang Melegenda
Rawa Pening (Foto: Ist)
A
A
A

Baru Klinting pun mendekati orang-orang yang sedang menyantap makanan dalam pesta. Ia meminta makan kepada mereka karena rasa lapar yang melanda. Namun bukan makanan yang dia dapatkan, tetapi makian dan keangkuhan warga Desa Pathok. Dia diusir oleh penduduk dan bertemu dengan seorang janda tua. Hanya janda itu yang mau menerimanya.

Kemudian Baru Klinting diajak makan di rumah janda tersebut. Rupanya janda itu juga tak diperbolehkan mengikuti pesta. Baru Klinting kecewa pada penduduk dan meminta janda tua itu untuk naik ke atas lesung ketika mendengar suara bergemuruh.

Baru Klinting mendatangi penduduk dan menancapkan sebuah lidi. Ia berkata “Jika kalian hebat, cabutlah lidi ini!”.

Awalnya dia dianggap gila oleh penduduk. Tetapi satu per satu penduduk tak ada yang sanggup mencabutnya. Baru Klinting pun mencabutnya. Dari lubang bekas lidi itu, air menyembur dan perlahan membuat Desa Pathok tenggelam. Sementara Baru Klinting dan si janda tua berhasil selamat menggunakan lesung.

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement