Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mbah Pulung, Pencipta Nasi Jamblang, Kuliner yang Bertahan Sejak Zaman Belanda

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Senin, 10 Juli 2017 |19:39 WIB
Mbah Pulung, Pencipta Nasi Jamblang, Kuliner yang Bertahan Sejak Zaman Belanda
A
A
A

NASI Jamblang merupakan makanan khas Cirebon yang telah ada sejak zaman Belanda, dan kini kian populer, bagaimana mereka bertahan di tengah persaingan hingga mampu bertahan hingga saat ini?

Fitri tampak sibuk melayani pembeli dari balik meja kasir di warung Nasi Jamblang Mang Dul yang menempati sebuah ruko atau rumah toko di pusat kota Cirebon.

Di tengah ruangan ruko, tampak beberapa pembeli sibuk memilih berbagai lauk pauk yang terhidang di meja sepanjang 3 meter. Mulai dari tempe goreng, sayur tahu, sambal goreng yang terbuat dari irisan cabai dan cumi hitam, yang disajikan di atas nasi yang dibungkus daun jati.

Aroma daun jati dan berbagai masakan dapat tercium ketika saya memasuki ruko. Fitri mewarisi bisnis ini dari ayahnya Abdullah, Muhammad Abdullah atau yang dikenal dengan Mang Dul.

"Kios dari saya kecil tahun 70 tuh cuma satu bakul mider, dekat kolam renang, ibu memang senang masak ambil nasi ke nenek, tambah banyak jadi nenek ga kuat jadi bikin sendiri," ujar dia.

Nasi Jamblang merupakan salah satu kuliner khas Cirebon yang diburu warga lokal dan kini wisatawan yang semakin banyak berkunjung ke daerah yang dijuluki kota Udang ini. Fitri mengatakan sehari-hari dia menghabiskan sekitar dua kuintal beras untuk nasi, jumlah itu meningkat sampai dua kali lipat pada akhir pekan dan liburan panjang anak sekolah dan Idul Fitri.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement