Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Makanan Memperburuk Ingatan Anda, Popcorn Salah Satunya!

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Selasa, 04 Juli 2017 |10:15 WIB
5 Makanan Memperburuk Ingatan Anda, Popcorn Salah Satunya!
Popcorn memperburuk ingatan (Foto: BBC)
A
A
A

PIKUN atau masalah ingatan biasanya dialami mereka yang berusia lanjut. Sistem kerja otak yang ikut melemah karena bertambahnya usia menjadi salah satu faktor penyebabnya. Tapi, diketahui, tidak hanya karena usia, masalah ingatan pun bisa terjadi karena makanan.

Bagaimana bisa? Bila menelisik pada kebutuhan asupan gizi otak, sistem pusat tubuh itu ternyata perlu banyak mendapatkan nutrisi yang sangat baik. Misalnya dari lemak sehat, buah-buahan, sayuran, protein tanpa lemak, dan vitamin serta mineral yang baik.

Mengonsumsi terlalu sedikit makanan ini dan terlalu banyak karbohidrat kompleks, makanan olahan, dan gula, merangsang produksi racun dalam tubuh. Toksin tersebut dapat menyebabkan peradangan, pembentukan plak di otak, dan sebagai akibatnya, gangguan fungsi kognitif. Efek ini berlaku untuk orang-orang dari segala umur, bukan hanya manula.

Karena itu, asupan makanan yang baik tentunya akan meminimalisir terjadinya gangguan ingatan. Dilansir dari Alzheimers, ternyata ada beberapa makanan yang mendorong terbentuknya masalah ingatan ini. Makanan tersebut antara lain:

1. Olahan Keju

Makanan ini mengandung protein yang mana nutrisi tersebut malah berdampak meningkatkan risiko alzheimer. Makanan ini misalnya, stik mozzarella, Cheez Whiz, keju Amerika, atau Laughing Cow.

2. Olahan Daging

Daging asap seperti bacon, kalkun, atau ham mengandung nitrosamin yang bisa menyebabkan hati menghasilkan lemak beracun bagi otak.

3. Bir

Pada beberapa bir, banyak mengandung nitrit yang berkaitan erat dengan Alzheimer.

4. Makanan Putih

Ini seperti pasta, kue, gula putih, nasi putih, dan roti putih. Mengkonsumsi ini bisa menyebabkan lonjakan produksi insulin dan mengirimkan racun ke otak.

5. Popcorn

Makanan ini mengandung diacetyl, bahan kimia yang dapat meningkatkan plak amyloid di otak. Penelitian telah menghubungkan penumpukan amyloid plak dengan penyakit Alzheimer.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement