Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

SHARE LOC: Kampung Tajur, Wisata Alam Bernilai Edukasi di Purwakarta

Mulyana , Jurnalis-Selasa, 04 Juli 2017 |19:15 WIB
SHARE LOC: Kampung Tajur, Wisata Alam Bernilai Edukasi di Purwakarta
Kampung Tajur, Purwakarta (foto: Dokumentasi Dinas Pariwisata Kabupaten Purwakarta)
A
A
A

PEKAN ini, merupakan akhir liburan bagi pelajar. Di ‎momentum liburan seperti sekarang ini, ‎sebagian besar masyarakat biasanya mengisi kegiatannya dengan berwisata bersama keluarga. Kadang, ada juga yang memanfaatkannya untuk berbelanja ‎mempersiapkan kebutuhan sekolah anaknya.

Bagi yang hendak menghabiskan waktu liburan, mungkin bisa datang ke Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Karena, di kabupaten kecil kedua di Jabar ini terdapat tempat-tempat cukup eksotis yang dapat dikunjungi‎. Mau yang lokasinya di pusat kota, atau pun di wilayah pedesaan.

Bagi wisatawan yang kondisi keuangannya sedang menipis, tak perlu khawatir. Sebab, selain banyak pilihan, tempat wisata menarik yang ada di wilayah bisa dinikmati tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.‎ ‎Apalagi, sebagian besar merupakan tempat wisata yang dikelola langsung oleh pemerintah setempat.

Kampung Tajur (foto: Dokumentasi Dinas Pariwisata Kabupaten Purwakarta)

Khusus pelajar, mungkin ada salah satu lokasi wisata alam yang cocok untuk dikunjungi. Karena, di samping berwisata ria, pengunjung pun bisa sekaligus menimba ilmu. Misalnya, pengetahuan soal bercocok tanam, berkebun, dan beternak.

Lokasi wisata alam ini berada di Kampung Tajur, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Bojong. Mungkin tak banyak orang yang tahu, jika di kabupaten ada sebuah perkampungan unik yang bisa dikunjungi untuk berwisata sekaligus belajar.

Selain menyuguhkan wisata pedesaan bernilai edukasi, ada hal menarik lainnya di perkampungan yang letaknya di lereng Gunung Burangrang tersebut. Yakni, ada salah satu pemukiman dengan organisasi penduduk yang tertata dengan baik.

Kampung Tajur (foto: Dokumentasi Dinas Pariwisata Kabupaten Purwakarta)

Di perkampungan tersebut, hanya ada 40 rumah yang tertata dengan sangat rapi. Selain itu, ada daya tarik lain berupa arsitektur sunda, yakni rumah panggung yang terbuat dari bahan bangunan kayu dan bambu‎, serta beratapkan ijuk.

Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata Kabupaten Purwakarta, Heri Anwar mengatakan, di musim liburan seperti sekarang ini, wisata alam Kampung Tajur menjadi salah satu tujuan favorit. Pengunjungnya, kata dia, sebagian besar warga dari luar daerah.

"Di moment liburan ini, jumlah pengunjung ke wisata Kampung Tajur cukup tinggi. Selain masyarakat biasa, pengunjung juga banyak dari kalangan pelajar. Karena, di sini para pengunjung bisa berlibur sekaligus belajar," ujar Heri kepada Okezone, Selasa (4/7/2017).

Kampung Tajur (foto: Dokumentasi Dinas Pariwisata Kabupaten Purwakarta)

Menurut Heri, selama ini Kampung tajur memang menjadi tujuan wisata bernilai edukasi. Karena, selain berwisata, para pengunjung yang datang juga bisa mengikuti aktivitas warga. Semisal, bercocok tanam, membajak sawah, tanam padi, beternak dan lainnya.

Selain mengikuti aktivitas warga sekitar, mereka pun bisa ikut membuat kerajinan. Ada banyak suguhan kerajinan di kampung ini. Di antaranya, membuat anyaman berbahan dasar bambu, membuat gula aren, membuat penganan ringan dan belajar cara budidaya ternak.

"Jadi, ‎selama berada di kampung ini, mereka bisa berbaur dengan tuan rumah. Pengunjung pun bisa bermalam, karena di lokasi itu sudah disediakan homestay," jelas dia.

Asri, mungkin itu sedikit gambaran suana di Kampung Tajur. Bagi masyarakat perkotaan, suasana lingkungan nan alami seperti ini merupakan sesuatu yang luar biasa dan sangat langka didapat. Memasuki perkampunga itu, suasana pedesa alami akan sangat terasa. Puluhan rumah panggung, menghiasi kampung ini.

Kampung Tajur (foto: Dokumentasi Dinas Pariwisata Kabupaten Purwakarta)

Rumah tersebut, sangat cocok dipadukan dengan udara dingin kaki bukit Burangrang. Ternyata, kampung ini berada di atas ketinggian 900 meter dari permukaan laut. Suhu udara di kampung ini, antara 18-32 derajat celcius. Jadi, sangat cocok dijadikan tempat untuk beristirahat dari kepenatan kehidupan kota.

Bagi yang berniat datang ke kampung wisata ini, tak perlu khawatir tersesat. Karena, perkampungan tersebut sangat mudah dicari. Jika wisatawan datang dari Bandung ataupun Jakarta via Tol Cipularang, cukup keluar Gerbang Tol Sadang atau Jatiluhur. Kemudian, ambil arah perjalanan yang menuju Wanayasa.

Setelah melewati Situ Wanayasa, sekitar 500 meter didepannya ada pertigaan jalan. Dari pertigaan itu, wisatawan jangan mengambil jalur yang belok ke kiri. Tapi, mengambil jalur lurus lalu belok ke kanan. Kemudian, ikuti terus jalan yang sudah beraspal itu.

Kampung Tajur (foto: Dokumentasi Dinas Pariwisata Kabupaten Purwakarta)

Dari pertigaan Wanayasa tadi, kurang lebih sekitar lima kilometer perjalanan menuju Kecamatan Bojong. Nanti, wisatawan harus lebih memperhatikan sisi jalan sebelah kiri. Patokan ke desa wisata tersebut, yakni ada pangkalan ojeg. Disitu, kita bisa bertanya arah ke Desa Pasanggrahan. Jika malu bertanya, ada papan nama yang menunjukan kawasan tersebut.

Setelah melintasi pangkalan ojeg, kita akan bertemu dengan jalan kabupaten. Untuk mencari kampung itu, patokannya hanya satu, yakni Kantor Desa Pasanggrahan. Jika sudah menemukan kantor ini, ada jalan desa di sebelah kiri jalan. Jalan tersebut, rupanya yang akan menuntun kita ke Kampung Tajur.

Akses jalan menuju kawasan tersebut sudah sangat bagus. Bahkan, pengunjung disuguhi oleh pemandangan yang sangat luar biasa. Hamparan hutan terlihat hijau di kiri kanan jalan. Burung-burung hutan beterbangan dengan liarnya. Pemandangan tersebut tidak akan dijumpai di pusat kota‎.

(Fiddy Anggriawan )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement