BANYAK masyarakat Indonesia memilih gorengan sebagai menu pengiring berbuka puasa, lantaran rasanya enak, murah, serta cukup mudah ditemui di berbagai sudut jalan.
Secara otomatis tingginya permintaan gorengan di bulan Ramadan memicu bermunculannya para pedagang dadakan.
Momen seperti itu memang sudah biasa terlihat, apalagi di sore hari menjelang waktu berbuka. Namun ada satu pemandangan tak biasa di Pasar Rawamangun, Jakarta Timur. Terdapat pedagang gorengan yang rupanya, mereka adalah sekelompok bule cantik dan ganteng yang membuka gerai gorengan kecil-kecilan dengan nama takjil impor. Mungkin karena penjualnya bule semua jadi dinamakan seperti itu ya?
(Foto: Dinno/Okezone)