Ketua panitia festival ini, I Nengah Sutirtayasa juga mengatakan bahwa Jatiluwih Agriculture Festival 2017 baru pertama kalinya digelar, tapi diharapkan akan menjadi agenda rutin setiap tahun.
"Sayang sekali jika Jatiluwih ini tidak dimanfaatkan sebagai salah satu wisata alam. Apalagi Jatiluwih sudah ditetapkan sebagai salah satu warisan budaya dunia. Kita masyarakat Jatiluwih ingin menunjukkan kearifan lokal masyarakatnya, alamnya yang indah luar biasa serta segala yang disediakan alam untuk anak cucu kelak," kata pria ramah yang akrab disapa Bli Tirta ini.
Rencananya, festival ini akan ditutup pada Agustus mendatang. Rangkaian kegiatan juga sudah dipersiapkan mulai dari kegiatan membajak sawah, menangkap belut, hingga kegiatan kemah bersama.
(Hessy Trishandiani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.