Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cegah Kanker Serviks, 3.700 Puskesmas Layani Tes IVA

Dewi Kania , Jurnalis-Senin, 12 Juni 2017 |11:39 WIB
Cegah Kanker Serviks, 3.700 Puskesmas Layani Tes IVA
Ilustrasi (Foto: Vcmedia)
A
A
A

PENYAKIT kanker menjadi masalah di dunia, termasuk di Indonesia. Jumlah penderitanya terus bertambah, sehingga harus melakukan deteksi dini.

Saat ini, sekira 3.700 puskesmas telah dilatih untuk bisa melayani deteksi dini metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA). Mengingat, kanker serviks menjadi penyakit terganas pembunuh wanita di Indonesia, termasuk mendiang Julia Perez.

"Dengan deteksi dini, kejadian kanker dapat ditemukan lebih awal sehingga keberhasilan pengobatannya semakin besar," ujar Kepala Biro Komunikas dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan, drg Oscar Primadi, MPH, berdasarkan informasi yang diterima Okezone, Senin (12/6/2017).

Selain upaya meningkatkan pengetahuan terhadap jenis dan bahaya kanker dan faktor risiko terjadinya kanker, masyarakat juga perlu memahami bahwa beberapa jenis kanker dapat dicegah melalui deteksi dini.

Setelah pasien terdeteksi positif IVA, ada tindak lanjut dini dengan krioterapi. Semua tindakan deteksi dini ini pun biayanya sudah ditanggung pemerintah.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement