"Baru beberapa hari lalu "bun ..., bikinin baju ya ... cuma buat nutupin badan . Kalau dipriksa dokter aku ngga enak ..., krn banyak selang ngga bisa pake baju"...........> Baru jadi kemarin., . Baru mau dikirim nanti . ... ohhhhhh😭😭😭," kata Anne Avantie dalam unggahan foto yang lain.
Bagi desainer yang dikenal dengan rancangan kebayanya ini, sosok Jupe sudah seperti anaknya sendiri. Hampir setiap pagi keduanya berkomunikasi melalui pesan singkat. Anne tak bosan-bosannya menyemangati Jupe agar terus berjuang menghadapi penyakit kanker serviks yang menggerogoti tubuhnya.
"Mengapa saya begitu menyayangi pribadi yg satu ini.., merindukan ., mengkhawatirkan sakit mami 1996 .., menjadi salah satu alasan " mengapa hati ini tergerak ". Penderitaan yg sama dengan mami..,membuat kami sering berkomunikasi. Dan MUKJIZAT kesembuhan mami menguatkan nya.., utk terus berjuang . -> sekarang mami berusia 70 th ... dan sehat ... itu awal dari sebuah perjalanan CINTA itu ," kenang Anne.
"Setiap pagi memanggil bunda lewat WA " bun ....." dan saya jawab " ya nak..." lalu kami berkomunikasi layak nya IBU dan ANAK . saya merasa kan aliran darah yg berbeda .., dan ketika stadium meningkat menjadi 4... jupe menangis terisak isak didalam pelukan saya . . " saya angkat kepala nya ., saya katakan MAMI juga sepertimu dan SEMBUH " - ayo ... semangat " MUKJIZAT terjadi bagi orang PERCAYA ". > Kalimat demi kalimat.., dukungan moril materiil tidak lagi terasa sbg sebuah " pengorbanan ".., tapi spt jantung yg berdetak menghidupkan . Hingga kejadian demi kejadian yg tak termonitor media telah terjalin indah diantara hubungan ini," tuturnya.
(Dinno Baskoro)