TAK hanya keindahan wisata laut yang bisa memanjakan Anda jika datang ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Di NTT Anda juga bisa wisata belanja wastra asli daerah setempat yakni kain tenun.
Ya, sekiranya dua tahun terakhir banyak penggiat fesyen baik dari perancang hingga penikmat fesyen memburu kain tenun khas NTT. Apakah Anda juga tertarik dengan tenun NTT? Sebelumnya, ketahui terlebih dahulu 3 kain tenun khas NTT dan lokasi pengrajin aslinya berikut ini yang Okezone rangkum dari berbagai sumber.
Tenun Ikat
Pembentukan motifnya diperoleh dari proses pengikatan benang yang kemudian dicelup warna. Bagian yang tidak diikat akan menyerap warna celupan. Di NTT, benang yang diikat adalah benang lungsi sedangkan di daerah lain di Indonesia ada yang mengikat benang pakannya.
Jika Anda ingin hunting kain ikat ini, untuk daerah penyebaran tenun ikat hampir merata di seluruh NTT kecuali Manggarai dan sebagian Ngada.
Tenun Buna
Proses menenun dalam membuat ragam hias kain ini menggunakan benang yang sudah diwarnai lebih dulu. Jika Anda sedang traveling di NTT dan ingin mencari kain ini, kunjungi saja daerah Kupang dan Belu.
Tenun Lotis
Proses pembuatannya mirip dengan tenun buna, yaitu memakai benang yang telah diwarnai. Anda bisa mendapatkan tenun lotis di daerah Kupang, Belu, Alor, Flores Timur, Lembata, Sikka, Ngada dan Manggarai.
(Vien Dimyati)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.