Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Panduan Berwudu saat Mendaki Gunung

Annisa Aprilia , Jurnalis-Senin, 05 Juni 2017 |13:35 WIB
Panduan Berwudu saat Mendaki Gunung
Salat di Gunung Gede Pangrango, Bogor (foto: Instagram/@gunungindonesia)
A
A
A

MENDAKI gunung bukan jadi alasan untuk tidak beribadah fardhu karena terbatasnya persediaan air. Salat fardhu harus tetap dijalani sebagai bukti taat pada perintah Allah SWT.

Medan yang sulit hingga cuaca buruk memang membuat ibadah salat dan puasa jadi sedikit terganggu. Tapi, bukan berarti ditinggalkan begitu saja.

Ada panduan untuk menjalankan wudhu walau jumlah air terbatas atau tidak tersedia saat mendaki gunung yang telah Okezone rangkum untuk para traveller, Senin (5/6/2017).

Sebelum salat, umat muslim diwajibkan untuk menyucikan anggota badannya dengan berwudu. Oleh karena di gunung terkadang sulit air, maka disarankan untuk bertayamum. Adapun ayat yang menerangkan tayamum dan lafadz niat tayamum adalah sebagai berikut:

Ayat tentang tayamum:

وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَىٰ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ

Artinya:

"Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu" (QS Al-Maidah :6)

Niat tayamum:

نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لاِسْتِبَاحَةِ الصَّلاَةِ فَرْضً ِللهِ تَعَالَى

Artinya:

"Sengaja aku bertayamum untuk melakukan sholat, fardhu karena Allah Ta'ala"

Tata cara untuk bertayamum adalah :

1. Membaca Basmallah.

2. Niat bertayamum (Niat dalam hati melakukan tayamum karena Allah SWT).

3. Menepukkan kedua tangan ke tanah, lalu menipiskannya dengan cara meniup-niup atau mengibaskannya.

4. Mengusap-usap muka.

5. Mengusap kedua tangan hingga pergelangan tangan.

6. Tertib (berurutan) namun tidak diwajibkan.

7. Membaca doa seperti doa setelah selesai berwudu.

Jadi, kini para pendaki tidak ada alasan lagi untuk tidak salat wajib 5 waktu karena tidak tersedia air atau persediaan air terbatas.

(Fiddy Anggriawan )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement