Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tidur Jam Berapa biar Punya Sperma yang Berkualitas?

Helmi Ade Saputra , Jurnalis-Senin, 15 Mei 2017 |21:09 WIB
Tidur Jam Berapa biar Punya Sperma yang Berkualitas?
Ilustrasi (Foto: Medicalnewstoday)
A
A
A

SEBUAH penelitian menemukan jalan untuk pasangan suami istri yang mencoba memiliki keturunan, dengan meningkatkan peluang hamil. Anda hanya cukup tidur lebih awal.

Untuk penelitian ini, tim periset memantau pola tidur 981 pria sehat yang diminta untuk tidur antara pukul 20.00-22.00, antara tengah malam dan tengah malam, atau setelah tengah malam. Para ilmuwan mengambil sampel sperma secara teratur untuk memeriksa jumlah, bentuk dan motilitas sperma.

Menurut penelitian tersebut, pria yang tidur antara pukul 20.00-22.00, memiliki motilitas sperma terbaik. Artinya sperma menjadi perenang yang lebih baik, sehingga memiliki kesempatan lebih besar untuk mencapai sel telur.

Di sisi lain, pria yang tidur setelah tengah malam memiliki jumlah sperma lebih rendah. Selain itu, sperma dari pria yang sering begadang juga meninggal lebih cepat.

Tidur selama 6 jam atau kurang membuat kualitas sperma lebih buruk lagi, sama halnya dengan tidur selama lebih dari 9 jam.

Sering tidur larut malam berbahaya, karena meningkatkan kadar antibodi antisperma-sejenis protein yang diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh dan dapat menghancurkan sperma sehat, kata para periset dari Universitas Kedokteran Harbin di China, dikutip Zeenews, Senin (15/5/2017).

Sementara itu, studi sebelumnya mengungkapkan, pria yang hanya mendapatkan 6 jam tidur semalam, memiliki jumlah sperma 25 persen lebih rendah daripada mereka yang tidur 8 jam penuh.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement