Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berlibur ke Lima Jangan Lupa Kunjungi 5 Bangunan Tua Ini

Annisa Aprilia , Jurnalis-Senin, 15 Mei 2017 |20:10 WIB
Berlibur ke Lima Jangan Lupa Kunjungi 5 Bangunan Tua Ini
Plaza de Armas, Peru (foto: Planetware)
A
A
A

SELALU memiliki daya pikat yang tinggi itulah keunggulan dari objek wisata bangunan tua di Lima, Peru. Tampilannya, desain bangunan dan interiornya serta umurnya tidak jarang membuat pengunjung tertarik untuk mendatangi bangunan-bangunan tua yang masih kokoh berdiri hingga kini.

Jika Anda berkunjung ke Lima, maka wajib bagi Anda untuk melangkahkan kaki ke 5 bangunan tua ini yang tentunya sudah berumur ratusan bahkan ribuan tahun. Dilansir dari Planetware, Senin (15/5/2017), berikut sederet bangunan tua dan bersejarah di Lima, Peru.

Plaza de Armas

#plazadearmasperu #peru #lima #viajes #instatravel #latinoamerica

Sebuah kiriman dibagikan oleh Verónica Leguizamón (@veileguizamon_fotografia) pada Mar 10, 2016 pada 9:11 PST

Bangunan tua yang pertama ini disebut juga dengan nama Plaza Mayor. Dibangun dari tahun 1651, bangunan ini masih berdiri hingga sekarang. Walau sebagian bagian bangunannya hilang karena gempa yang terjadi pada 1746 dan menyisakan air mancur perunggu yang berada di tengahnya yang merupakan bagian asli dari bangunan, Plaza de Armas masih sukses menyita perhatian turis mancanegara.

Bangunan yang telah direkonstruksi itu kini telah masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO. Di sekitar Plaza de Armas juga terdapat beberapa bangunan tua lainnya.

Convento de San Fransisco

Gereja dan biara San Fransisco adalah dua bangunan tua yang sangat terkenal dengan catacombs mereka yang berisi tulang-belulang sekira 10.000 orang yang terkubur di dalamnya karena tempat ini merupakan pemakaman pertama yang ada di Lima. Di bawah gereja ada labirin berlorong sempit, masing-masing berjejer di kedua sisinya dengan tulang belulang.

Di satu titik, ada sebuah lubang bundar besar dipenuhi tulang dan tengkorak yang disusun dalam pola geometris, seperti sebuah karya seni. Jika Misa sedang berjalan di lantai atas, suara itu bergema dengan menakutkan melalui catacombs. Tidak sarankan bagi wisawatan yang memiliki penyakit asma dan sesak nafas untuk mengunjungi tempat ini karena langit-langitnya rendah dan pintu antar bilik lebih rendah lagi.

Gereja dan biara San Francisco dikuduskan pada tahun 1673 dan ini adalah salah satu gereja kolonial terbaik di kota. Kehebatan bangunan ini yang lainnya yaitu mampu bertahan pada gempa 1687 dan 1746, meskipun pada akhirnya mengalami kerusakan parah ketika gempa pada tahun 1970 terjadi.

Kathedral

Beautiful day in #Cusco #Peru #SouthAmerica

Sebuah kiriman dibagikan oleh Nest Jung (@travelwithnest) pada Mei 5, 2017 pada 8:31 PDT

Konstruksi asli Kathedral dibuat pada tahun 1535 hingga kemudian di perbesar pada 29 tahun kemudian berdasarkan desain katedral di Seville, Spanyol. Katedral Lima mendominasi sisi timur Plaza de Armas.

Akhirnya katedral Lima ini rusak akibat gempa bumi pada tahun 1687 dan hampir hancur akibat gempa besar tahun 1746 namun dengan cepat dibangun kembali dan masih berdiri hingga saat ini. Jika Anda berkunjung ke sini, carilah ukiran Yesus di kapel St. Yohanes Pembaptis, dan altar yang bergaya Baroque Spanyol yang terkenal sebagai churrigueresque.

Sebuah kapel yang didekorasi dengan mosaik di makam Francisco Pizarro, pendiri Lima. Sebuah museum seni religius kecil terletak di bagian belakang katedral, dan di halaman ada ruangan minum teh yang sangat menyenangkan.

Santo Domingo

Bangunan yang kini berusia 477 tahun, Santo Domingo di bangun di atas tanah yang diberikan pada Dominikan Domunika Vicente Valverde dari Francisci Pizzaro. Di sini berdiri gereja dan vihara Santo Domingo yang menjadi salah satu bangunan tertua dan paling bersejarah di Lima. Terdapat peninggilan Saint Rose dari Lima, San Juan Masias serta Dan Santo Martin de Porres di dalam bangunan tua ini.

Patung Santo Rose diberikan kepada Santo Domingo oleh Paus Klemens X. Biara ini terkenal dengan mosaik gentengnya yang menggambarkan kehidupan St. Dominic, Santo Domingo de Guzman.

Huaca Pucllana

Pre-Inca 🔼 200-700AD

Sebuah kiriman dibagikan oleh Ryan C (@rpc415) pada Mei 13, 2017 pada 1:35 PDT

Huaca Pucllana terletak di jantung Miraflores. Bangunan yang dibangun dari batu bata dan tanah liat ini disebut-sebut akan bertahan selama lebih dari 1.000 tahun, dan bertahan diberbagai iklim. Dari artefak yang ditemukan di sini, diketahui bangunan ini dianggap penting baik sebagai pusat upacara ataupun administrasi.

Daerah ini terbagi menjadi dua bagian, salah satunya menunjukkan bukti yang digunakan untuk persembahan ikan, sementara yang lainnya nampaknya sudah bersifat administratif.

Sebuah kubah penguburan ditemukan di sini dengan sisa-sisa tulang manusia manusia. Jika Anda tertarik mengunjungi bangunan tua ini, Anda harus berkeliling kompleks dengan pemandu, dengan biaya tur yang cukup murah.

(Fiddy Anggriawan )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement