Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

EXCLUSIVE: Shooting KSNS The Journey, Mengenal Lebih Dekat Sejarah Lahirnya Ulama Besar Bersama Syeikh Fikri Thoriq di Maroko

Vessy Frizona , Jurnalis-Kamis, 04 Mei 2017 |23:14 WIB
EXCLUSIVE: Shooting KSNS The Journey, Mengenal Lebih Dekat Sejarah Lahirnya Ulama Besar Bersama Syeikh Fikri Thoriq di Maroko
Syeikh Fikri Thoric bersama jamaah MNC Muslim di Maroko (Foto: Ekslusif)
A
A
A

Lalu, pada saat itu Maulana meninggalkan satu putra yang disebut Maulana Idris II sebagai awal terbentuknya kerajaan di Magrib atau Maroko, Maulana Idris II dianugerahi 8 orang anak laki-laki yang beliau sebar keberadaannya di 8 kota besar di Maroko, sehingga semakin kuat pengaruh mereka sampai saat ini.

“Saat ini juga, raja yang memimpin Maroko adalah keturunan dari Maulana Idris II. Adalah Raja Muhammad ke VI, sebelumnya Raja Hasan ke II, sebelumnya lagi adalah Raja Muhammad ke V (teman dekat Presiden kita Ir. Soekarno),” papar Syeikh Fikri Thoriq lagi.

Hal yang tidak kalah pentingnya adalah awal mula adanya universitas di dunia, yaitu di kota lama ini, tepatnya di Fez, yang disebut Universitas Qorowiyyin (pengajaran dengan sistem jurusan pertama kali yang ada di dunia). Di Qorowiyyin ini banyak sekali ulama-ualama besar keluaran universitas tersebut yang sudah lebih dari 1000 tahun berdiri termasuk di antaranya Ibnu Kholdun, ulama terkemuka Islam.

“Selain itu, penyebaran Islam lewat cara Thoriqoh (amalan dzikir) juga identik dengan Maroko, seperti Assyaikh Ahmad Tijani dengan Thoriqoh Tijaniyah berhasil mengajak orang-orang memeluk Islam dan Istiqomah dalam mengamalkan ajaran Islam terutama paling banyak pengikutnya di Afrika, Sinegal dan lain sebagainya,” kata Syeikh.

Cara tersebut mengikat pengikut dengan amalan dzikir seperti Istigfar, Tahlil dan Shalawat Fatih (Allahumma Sholli 'ala Saidina Muhammadinilfaatih limaa ugliq walkhotim limaa Sabak naashiril haqqi bil haq Wal Haadi Ila shirotikal Mustaqiim wa 'ala aalih haqqo qodriHil'azhiim) maka komitmen menjaga wirid-wirid tersebut menjadikan para jamaahnya semakin mudah menjalani dan Istiqomah dalam hidup beragama Islam serta mendapatkan Ridho Allah SWT dan Rasulullah SAW.

“Lain dari itu, sebenarnya ada pula Syeikh Ahmad Tijani yang merupakan pendatang di kota lama tersebut dan dengan Istiqomah serta ketekunannya beliau menjadi salah satu guru besar di Universitas Qorowiyyin sampai membuat Thoriqoh tijani atas karunia Allah SWT. Selain mereka ada banyak thoriqoh bukan hanya Tijaniyah ada juga Syadziliyyah dan lain sebagainya WalloHu 'alam,” jelasnya.

Perjalanan Syeikh Fikri Thoriq ini disertai tim KSNS The Journey Maroko-Spanyol. Mereka melakukan perjalanan selama 10 hari, dari 2 Mei-12 Mei 217. Pada hari keempat, Kamis (4/5/2017) tim berkunjung ke Distrik Kasbah dan Medina Tua yang merupakan pusat penyebaran Islam masa lampau.

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement