SEJARAH perkembangan Islam tercatat di berbagai belahan dunia. Semua itu tak lepas dari peran ulama-ulama yang giat melakukan dakwah untuk mengajak orang-orang memeluk Islam.
Salah satu negara yang menjadi pusat penyebaran Islam adalah Maroko. Maka tak heran jika di sana terdapat bangunan-bangunan yang menyerupai kota tua Alquds yang terletak di sekitar Masjidil Aqsho.
Syeikh Fikri Thoriq yang sedang melakukan perjalanan ke negara tersebut bercerita, Maroko menghadirkan kekaguman kita terhadap para pendakwah yang penuh semangat dalam penyebaran agama Islam
“Di Maroko ada kota lama yang lebih dari 1.000 tahun keberadaannya dan masih ditinggali oleh penduduk aktif sampai sekarang. Rumah mereka di kota lama mirip dengan rumah-rumah masyarakat di kota tua Alquds sekitar Masjidil Aqsho,” tuturnya bercerita kepada Okezone.
Dari luar rumah, seperti terlihat kecil dan tidak menarik namun setelah kita masuk dalam bangunan itu ternyata sangat luas bahkan indah. Artinya kehindahan dalam jauh lebih diutamakan dibanding keindahan luar.
“Di kota lama itu ialah awal mula kerajaan Maroko berdiri. Diawali kedatangan Maulana Idris. Beliau adalah keturunan Saidunal Hasan bin Ali bin Abi Tholib cucu Nabi Muhammad SAW, kemudian Maulana Idris dibunuh oleh orang suruhan yang menyamar sebagai tamu di rumahnya dengan cara meracuninya lewat makanan yang beliau hidangkan,” sambungnya.