"Pada 2020 (diperkirakan) bisa terjadi peningkatan sebesar 9,1 persen atau sekira 60 juta populasi anak di dunia mengalami obesitas," tambahnya.
Sebetulnya ada ragam penyakit yang akan mengancam anak obesitas di masa dewasanya nanti. Dr Marilyn menyebutkan beberapa di antaranya peningkatan tekanan darah, aterosklerosis atau kekakuan pada pembuluh darah, adanya pembesaran pada ventrikel kiri atau pembesaran jantung, bisa juga disertai sumbatan jalan napas pada saat tidur atau sleep apnea, asma, gangguan psikosial, sindrom polikistik ovarium.
Adapun gangguan lainnya yang disebutka seperi diabetes melitus tipe 2, perlemakan hati, abnormalitas kolesterol darah meningkat sehingga menyebabkan sindrom metabolik, dan gangguan tulang.
"Obesitas memberikan dampak buruk terhadap tumbuh kembang anak terutama dalam aspek organik dan psikososial. Obesitas pada anak berisiko tinggi pada obesitas di masa dewasanya nanti," tukas dr Marlyn.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.