PENGGUNAAN tabir surya diketahui untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari. Tapi penelitian baru menunjukkan, penggunaan krim kulit itu dapat mengakibatkan Anda mengalami kekurangan vitamin D.
Karena Anda mengalami kekurangan vitamin D, akibatnya bisa memicu kelemahan otot dan patah tulang. Studi mengklaim hampir satu miliar orang di seluruh dunia mungkin mengalami masalah itu.
Mengingat vitamin D alami paling banyak didapat dari sinar matahari pagi. Tapi sayangnya, orang malah melindungi kulitnya menggunakan krim tabir surya.
"Orang-orang menghabiskan lebih sedikit waktu di luar dan memilih pakai krim tabir surya. Manfaatnya memang bagus untuk melindungi diri dari kanker kulit, tapi ada kalanya kulit butuh vitamin D," ujar Kim Pfotenhauer, Asisten Profesor di Universitas Touro di California.
Studi ini juga menunjukkan bahwa penyakit kronis seperti diabetes tipe 2 dan penyakit yang terkait dengan malabsorpsi, termasuk penyakit ginjal, penyakit crohn dan celiac juga menyebabkan malabsopbtion vitamin.
Perlu Anda tahu, vitamin D diproduksi saat kulit terkena sinar matahari. Vitamin D memainkan peran luas dalam fungsi tubuh, termasuk modulasi pertumbuhan sel, fungsi neuromuskular, meningkatkan kekebalan tubuh dan mengurangi inflamasi.
Anda tak butuh berjemur untuk mendapatkan vitamin D yang bagus. Cukup aktivitas di pagi hari sebelum pukul 09.00.
Tapi memang saat siang hari Anda butuh menggunakan krim tabir surya selama dengan SPF 15. Demikian dilansir Zeenews, Selasa (2/5/2017).
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.