DI samping masalah obesitas pada anak meningkat, masih ada pula anak yang mengalami berat badan kurang atau underweight. Seharusnya Moms harus menyadari hal ini agar bisa dicegah.
Anak yang mengalami underweight antara tahun 2003-2007 mengalami peningkatan. Jumlahnya sekira dari 18,4 persen menjadi 19,6 persen.
Spesialis Konsultan Tumbuh Kembang Anak Dr dr Ahmad Suryawan SpA(K) mengingatkan, supaya orangtua harus waspada dengan masalah berat badan kurang pada anak. Ini dapat memicu gangguan tumbuh kembang, terutama pada usia dua tahun pertama atau 1.000 hari kehidupan.
"Berat badan kurang merupakan salah satu permasalahan pertumbuhan yang mengacu pada berat badan dan umur. Artinya, berat badan anak di bawah rata-rata anak seusianya. Ini dilihat dari panduan WHO," papar dr Wawan di sela Edukasi Waspada Berat Badan Kurang demi Masa Depan si Kecil, di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu 26 April 2017.
Dia menjelaskan, dampak bila anak mengalami berat badan kurang akan terjadi gangguan tumbuh kembang. Antara lain gangguan perkembangan otak, pertumbuhan fisik dan gangguan metabolik.