MEMBUAT roti yang sempurna, tentu saja dibutuhkan teknik pengolahan yang tepat dan bahan-bahan berkualitas. Salah satunya adalah ragi.
Ragi merupakan bahan terpenting dalam proses pembuatan roti karena dari bahan inilah adonan roti dapat mengembang dan memiliki tekstur empuk. Jika tidak terlalu sering membuat roti, yuk simak tips menyimpan ragi yang baik dan benar, sebagaimana dilansir Okezone dari berbagai sumber, Kamis (23/3/2017).
Ragi kering
Dibandingkan ragi basah, ragi kering mempunyai masa simpan yang lebih lama. Jika kemasan ragi belum dibuka, Anda tidak perlu menyimpannya di dalam lemari es karena suhu ruang sudah sangat ideal.
Bila ragi sudah pernah Anda pakai, cukup rapatkan kemasannya sebelum Anda memasukkan ke dalam lemari es. Selain itu, hindari ragi dari udara dan terkena sinar matahari langsung karena akan merusaknya.
Ragi basah
Ragi jenis ini memiliki kadar air hingga 70 persen, sehingga harus disimpan di tempat yang dingin atau pada suhu 1-4 derajat Celcius. Terlebih lagi jika kemasan telah dibuka. Ia hanya mampu bertahan sekitar dua sampai tiga hari saja.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.