SUMATERA Selatan dulunya terkenal dengan kerajaan besar yang disebut dengan Kerajaan Sriwijaya. Adat istiadat yang dinaungi oleh kerajaan Sriwijaya ini mempunyai banyak sekali macam ras, suku dan budayanya.
Di Sumatera Selatan sendiri diketahui ada 12 suku yang hingga kini masih bertahan keberadaannya. Berikut ke-12 suku tersebut :
1. Suku Komering
Komering merupakan salah satu suku atau wilayah di Sumatera Selatan yang berada di sepanjang aliran Sungai Komering. Seperti halnya suku-suku di Sumsel, karakter suku ini adalah penjelajah sehingga penyebaran suku ini pun cukup luas hingga merambat ke provinsi Lampung. Suku Komering pun terbagi atas dua kelompok besar yaitu Komering Ilir yang tinggal di sekitaran Kayu Agung lalu satunya adalah Komering Ulu yang tinggal di sekitaran Kota Baturaja.
Suku Komering ini pun terbagi atas beberapa marga di antaranya marga Paku Sengkunyit, marga Sosoh Buay Rayap, marga Buay Pemuka Peliyung, marga Buay Madang, dan terakhir marga Semendawai. Selain itu juga wilayah budaya komering ini merupakan wilayah yang paling luas di antara suku-suku lainnya yang ada di Sumatera Selatan.
Berdasarkan hikayat masyarakat Komering sendiri, Suku Komering dan Suku Batak dikisahkan masih bersaudara. Kakak beradik yang datang dari negeri seberang di mana setelah sampai di Sumatera mereka pun berpisah, sang kakak pergi ke Selatan dan sang adik ke Utara menjadi puyang Suku Batak.
Hal ini pun terlihat dari karakter masyarakat suku Komering dan suku Batak yang dikenal memiliki tempramen yang cukup tinggi dan keras.
2. Suku Palembang
Kelompok suku ini memenuhi 40-50 persen daerah di Kota Palembang, dimana dalam suku ini pun terbagi dua kelompok yaitu kelompok wong jeroo yang merupakan keturunan para bangsawan atau sedikit lebih rendah dari orang-orang istana kerajaan tempo dulu yang berpusat di Palembang. lalu selanjutnya adalah kelompok wong jabo yang merupakan rakyat biasa.
Menurut seorang ahli yang juga keturunan raja megakui bahwa suku Palembang merupakan hasil dari peleburan bangsa Arab, China, suku Jawa dan kelompok-kelompok suku yang ada di Indonesia. Suku Palembang sendiri memiliki dua ragam bahasa yaitu Baso Palembang Alus dan Baso Palembang Sari-Sari.
Suku Palembang biasanya menetap di dalam rumah yang didirikan di atas air atau dikenal dengan rumah rakit terapung, sedangkan model arsitektur rumah Palembang yang paling khas adalah rumah Limas yang kebanyakan didirikan berupa panggung di atas air yang berfungsi untuk melindungi banjir yang sering terjadi akibat luapan sungai Musi.
3. Suku Gumai
Suku Gumai adalah salah satu suku yang mendiami daerah di Kabupaten Lahat. Sebelum adanya kota Lahat, Gumai merupakan satu kesatuan dari teritorial Gumai yaitu marga Gumai Lembak, marga Gumai Ulu dan marga Gumai Talang.
Setelah adanya Kota Lahat, maka Gumai menjadi terpisah dimana Gumai Lembak dan Gumai Ulu menjadi bagian dari kecamatan Pulau Pinang sedangkan Gumai Talang menjadi bagian dari Kecamatan Kota Lahat.