BAGI sebagian orang, berlibur ke suatu negara atau tempat baru, merupakan salah satu cara ampuh untuk menghilangkan rasa penat dan stres dari rutinitas sehari-hari. Berbagai pengalaman unik seperti berbaur dengan penduduk setempat, hingga mencicipi makanan tradisional khas lokal, menjadi daya tarik tersendiri di mata para wisatawan.
Namun terkadang, aktivitas seperti ini juga bisa menyeret Anda ke dalam suatu permasalahan pelik, terlebih lagi jika menyangkut kebudayaan dan tradisi penduduk setempat. Hal inilah yang sedang dialami oleh seorang pembawa acara asal Amerika Serikat, Reza Aslan.
Beberapa waktu lalu, Aslan terpaksa menerima kritikan pedas dari para netizen, setelah menampilkan kegiatan kanibalisme dalam sebuah acara bertajuk "Believer". Konsep acara ini sendiri mengupas seputar kebudayaan dan agama yang ada di seluruh dunia.
Pada episode perdana "Believer", India terpilih sebagai destinasi pertama yang akan dieksplorasi oleh pria berdarah Iran-Amerika itu. Benar saja, Aslan berhasil merasakan sebuah ritual khusus yang sering dilakukan oleh penganut aliran Hindu garis keras asal India, atau dikenal dengan sebutan Aghori.
Dalam salah satu adegan, Ia tampak ragu-ragu untuk mencicipi otak dan darah manusia yang ditawarkan oleh salah satu penganut aliran tersebut. Namun setelah meyakinkan diri, Aslan berhasil menyantap habis makanan kontroversial itu.
Aksi nekatnya ini ternyata mengundang kritik tajam dari para netizen di seluruh dunia, khususnya para pemeluk agama Hindu. Mereka menilai bahwa Aslan telah salah dalam menafsirkan ajaran-ajaran Hindu yang berujung pada isu rasisme. Demikian dilansir dari Food Beast, Senin (13/3/2017).
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.