Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dari Rujak Rambutan, Kuah Pindang Tongkol hingga Rujak Beer, Jajal Rujak Khas Bali yang Nyegerin

Afiza Nurmuseriah , Jurnalis-Sabtu, 04 Maret 2017 |20:02 WIB
Dari Rujak Rambutan, Kuah Pindang Tongkol hingga Rujak Beer, Jajal Rujak Khas Bali yang <i>Nyegerin</i>
Rujak khas Bali (Foto:Afiza/Okezone)
A
A
A

Warung Sailaku

Jika ditanya apa signature menu di sini, kami menyarankan Anda untuk memesan es rujak beer.

Eits, jangan karena mendengar kata beer lantas Anda berpikir ini adalah minuman beralkohol. Menurut Agus, manajer warung yang berlokasi di Jalan Hayam Wuruk, Denpasar ini, dari kampung halaman sang pemilik di Singaraja, es kelapa biasa disebut dengan beer. Sehingga minuman ini sebenarnya adalah es kelapa yang dicampur dengan bumbu rujak.

Bayangkan, wilayah Denpasar dan sekitarnya yang panas, lalu Anda menyeruput segelas minuman yang menyegarkan dengan cita rasa manis, asam dan pedas. Di jamin tak cukup satu gelas! Urusan harga, segelas es rujak beer tersebut dibanderol Rp8 ribu saja.


Kemudian, jika Anda mencari yang segar lagi mengenyangkan juga ada. Coba saja icip es bubur campur. Bubur sumsum dicampur dengan ketan hitam, kolak pisang dan juga mutiara lalu diguyur kuah santan dan diberikan es. Es bubur ini dihargai Rp15 ribu saja.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement