JAUH berbeda dengan makanan cepat saji khas Amerika yang bisa dibawa pulang dan tak takut kualitasnya berkurang, sushi berbeda. Jika ingin menikmati sushi sebaiknya makan di restoran, bukan untuk dibawa pulang.
Banyak komposisi sushi yang dibuat dari bahan segar, sebut saja daging ikan, seafood atau sayuran yang seluruhnya adalah makanan segar dan basah sehingga mudah terkontaminasi bakteri.Dilansir dari Thrillist, Rabu (1/3/2017) selain tak disarankan di-take away, berikut larangan yang berlaku saat menyantap sushi.
Jangan dibawa pulang
Jika mendadak ingin makan sushi, sebaiknya siapkan waktu juga untuk menyantapnya. Pasalnya sushi tidak boleh dibawa pulang. Komposisi dalam sushi akan rusak jika dibiarkan dalam waktu yang cukup lama. Bukan hanya akan mengubah rasa dan kualitas, sushi yang dibawa pulang juga bisa jadi akan mengandung bakteri yang mengganggu sistem pencernaan.
Jangan menuang soy sauce terlalu banyak
Makan sushi memang umumnya pakai soy sauce. Tapi jangan menuang soy sauce terlalu banyak hingga mangkuk saus terlihat penuh atau hampir tumpah. Makan sushi dengan banyak soy sauce tandanya menghina koki. Rasa soy sauce akan menutupi rasa asli sushi, ini yang dianggap menghina makanan hasil buatan koki. Sama halnya seperti menambahkan saus pada makanan Eropa.
Jangan pesan makanan berat di awal
Sebagai makanan pembuka, banyak makanan Jepang yang bisa dipilih. Usahakan jangan memesan makanan berat terlebih dulu, pilih sashimi kemudian sushi dan menuju makanan yang lebih berat lainnya. Jangan memesan steak di awal makan, ini adalah urutan yang salah.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.