JIKA mendengar kawasan Lombok pasti yang terbayang adalah pesolek pantai cantik serta Gunung Rinjani. Namun, di sisi kehidupan lain masih ada lagi yang lebih cantik seperti kehidupan Suku Sasak di Desa Sade.
Suku Sasak sudah masuk ke daftar sejarah sebagai masyarakat pertama yang pertama kali tinggal di Pulau Lombok. Mereka pun terkenal dengan budaya kawin sedarah untuk meneruskan kekerabatan dan keharmonisan budaya leluhur.
Dan, di kesempatan kali ini, Okezone berkesempatan untuk mendatangi Desa Sade dan dizinkan untuk mengenal lebih dalam kehidupan Suku Sasak. Saat menapaki jalan, mata ini sangat terkagum dengan bentuk rumah yang disebut bale dan terbuat dari anyaman bambu, serta beratap alang-alang.
Sangat unik sekali, lalu pemandu wisata Desa Sade bernama Ardi yang membimbing rombongan Biro Perjalanan Korea Utara sekaligus jadi pemandu perjalanan Okezone kali ini, memandu jalan untuk masuki seluk beluk desa.
Keindahan semakin memesona dari pojok sebelah kanan di depan Bale Tani salah seorang warga. Di sana ada etalase tenun Lombok yang sangat cantik sekali. Tenun itu punya motif warna-warni yang cerah seperti pink, merah, dan emas.
Bukan hanya tenun saja yang menarik, seorang nenek pengrajin tenun yang banyak menyita perhatian kami. Nenek itu bernama Ina Sol, dengan ceria ia pun menyambut kedatangan kami.