Advertisement
Advertisement

VALENTINE 2017: Sehabis Makan Coklat Malah Sakit Perut, Kenapa Ya?

Dewi Kania , Jurnalis-Selasa, 14 Februari 2017 |14:33 WIB
VALENTINE 2017: Sehabis Makan Coklat Malah Sakit Perut, Kenapa Ya?
Ilustrasi (Foto: Dietdetective)
A
A
A

SEBATANG coklat memang sangat berarti di Hari Valentine. Tapi Anda harus tahu batasan mengonsumsinya, karena bisa-bisa Anda malah sakit perut. Apa sebabnya?

Jangan malah diteruskan makan coklat, apalagi bagi Anda penderita maag. Selain itu, pemicunya juga disebabkan karena faktor gangguan pencernaan.

Dikutip Livestrong, Selasa (14/2/2017), berikut adalah tiga faktor pemicu sakit perut ketika Anda usai melahap sepotong coklat.

Maag

Bagi penderita maag, waspada jika Anda mengonsumsi coklat. Makanan itu dapat merobek lapisan perut atau usus kecil yang disebut ulkus peptikum. Jika coklat dikonsumsi berlebihan, maag lebih mudah kambuh dan aktivitas pun akan terganggu.

GERD

Coklat menjadi pemicu kambuhnya penyakit gastroesophageal reflux (GERD). Kondisi ini lebih serius daripada maag. GERD akan membuat Anda mengalami kenaikan asam lambung, disertai dengan gejala lain seperti dada sesak, sakit tenggorokan, hingga pertu terasa sangat melilit.

Intoleransi laktosa

Tidak cuma anak-anak, orang dwasa pun rentan mengalami intoleransi laktosa. Biasanya setelah makan coklat dengan tambahan bahan susu, pencernaannya langsung bereaksi. Perut akan terasa mulas dan terjadilah diare akibat hal ini.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement