Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tempat Nongkrong Hits di Jakarta Barat yang Wajib Dikunjungi

Fiddy Anggriawan , Jurnalis-Rabu, 08 Februari 2017 |13:13 WIB
Tempat <i>Nongkrong Hits</i> di Jakarta Barat yang Wajib Dikunjungi
Kawasan Kota Tua, Jakarta (foto: Okezone)
A
A
A

4. Jembatan Kota Intan

Jembatan Kota Intan adalah satu-satunya jembatan peninggalan Belanda yang tersisa di Jakarta. Jembatan ini berlokasi di Jalan Tamansari yang menjembati kali besar.

Hingga kini, jembatan berwarna merah, dan megah ini sering diburu anak muda untuk sekadar duduk santai atau berfoto ria.

Jembatan Kota Intan punya banyak cerita di masa lalu, khususnya saat Inggris dan Belanda menduduki kawasan Batavia. Di mana jembatan sudah dibangun sejak 1962 dan usianya sudah ratusan tahun lamanya.

Seiring termakan waktu di tahun 1629, jembatan rusak dan dibenahi oleh pihak Belanda. Kemudian, berganti nama menjadi De Hoenderpasar Brig, atau jembatan Pasar Ayam.

Tetapi, pembangunan kembali rusak, dan di tahun 1655 kembali diperbaiki dan berubah nama menjadi Jembatan Pusat atau Het Middelpunt Brug.

Fungsinya juga berubah, dari hanya membatasi benteng, hingga menjadi tempat lalu lintas perahu. Jembatan bisa diangkat ketika perahu melintas, dan mencegah kerusakan karena banjir yang melanda.

Di tahun 1972, jembatan kemudian diambil ahli oleh DKI Jakarta yang saat itu dipimpin oleh Gubenur Ali Sadikin. Kemudian, jembatan ini diganti namanya menjadi Jembatan Kota Intan, dan menjadi salah satu situs bersejarah di Ibu Kota.

5. Toko Merah

Toko Merah memang asing di telingan traveller. Padahal, lokasinya berada di kawasan Kota Tua. Sesuai namanya, Toko Merah memiliki bangunan yang identik dengan warna merah.

Sejarah mencatat, gedung ini pernah menjadi tempat tinggal salah satu Gubernur Jenderal VOC. Kemudian, Nama Toko Merah muncul saat seorang keturunan China menggunakan bangunan ini pada tahun 1851 untuk dijadikan tempat jual beli.

Banyak cerita seram yang beredar di masyarakat tentang Toko Merah. Konon, Toko Merah adalah saksi bisu pembantaian ratusan bahkan ribuan etnis Tionghoa Batavia saat zaman penjajahan.

Namun, jika Anda ke sana, tidak seperti cerita-cerita yang beredar. Bangunan ini sangatlah unik dan tampak masih kokoh, serta terawat.

(Fiddy Anggriawan )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement