Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Di China, Alkohol Difermentasi dalam Bambu agar Rasanya Unik

Devi Setya Lestari , Jurnalis-Rabu, 25 Januari 2017 |17:27 WIB
Di China, Alkohol Difermentasi dalam Bambu agar Rasanya Unik
Alkohol difermentasi dalam bambu (Foto: Themalaymailonline)
A
A
A

BANYAK cara dilakukan saat fermentasi minuman beralkohol. Biasanya disimpan dalam barel atau gentong besar tapi di China ada cara unik untuk memfermentasi minuman alkohol.

Sebuah pabrik minuman beralkohol di Barat Daya Provinsi China Sichuan menemukan cara unik saat mengolah minuman beralkohol. Pabrik Chen Chao ini memanfaatkan batang bambu untuk menyimpan alkohol. Metode ini dikatakan sebagai metode tradisional yang bisa menghasilkan aroma dan rasa dari alkohol, bahkan juga dipercaya memiliki manfaat untuk pengobatan.

Dilansir dari TheMalayMailOnline, Rabu (25/1/2017) untuk membuat minuman alkohol ini cukup simpel, cara penyimpanannya saja yang berbeda. Sari dari biji-bijian dimasukkan ke dalam batang bambu kemudian disimpan selama beberapa hari. Biasanya minuman ini dibuat pada April, waktu di mana dirayakannya festival tahunan Qingming yakni festival untuk menghormati leluhur.

Proses fermentasi yang memakan waktu beberapa hari ini membuat alkohol memiliki aroma dan rasa berbeda. Penyebab utamanya adalah karena cairan dan getah alami yang keluar dari sela-sela ruas bambu. Zat alami ini dari bambu ini dikenal dengan sebutan flavon dan dipercaya memiliki manfaat sebagai zat detoksifikasi.

Selain itu, cara ini juga mengurangi kadar alkohol dari minuman karena bambu menyerap alkohol. Pabrik ini memproduksi minuman alkohol ini dalam jumlah terbatas jadi tak semua orang yang menginginkan bisa mendapatkannya.

"Produksi kami cukup terbatas, hanya sekitar 50.000 sampai 60.000 botol per tahun. Setiap botol berisi 500 sampai 550 ml minuman alkohol," kata Chen, pemilik pabrik.

Chen banyak belajar pengolahan alkohol sederhana ini di provinsi Fujian yang tak lain adalah daerah kampung halamannya. "Awalnya tidak ada yang tahu soal alkohol bambu karena merupakan teknik rahasia tapi kini sudah banyak orang luar yang tahu dan cukup banyak yang memproduksi," beber Chen.

Chen juga mengatakan aroma dari alkohol bambu ini berbeda karena punya aroma khas yang unik. Karena prosesnya yang unik, banyak orang berburu alkohol bambu. Permintaan yang besar membuat banderol harga alkohol ini makin hari makin tinggi. Saking tingginya bahkan alkohol bambu dikategorikan sebagai minuman mewah.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement