Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Telusur Goa & Wisata Air di Pangandaran Jadi Pilihan Rayakan Pergantian Tahun

Syamsul Maarif , Jurnalis-Sabtu, 31 Desember 2016 |11:46 WIB
Telusur Goa & Wisata Air di Pangandaran Jadi Pilihan Rayakan Pergantian Tahun
Gua di Pangandaran (Foto: Syamsul Maarif)
A
A
A

WISATA air sungai dan telusur goa rupanya banyak diminati pengunjung untuk merayakan pergantian tahun baru maupun libur panjang. Salah satunya, destinasi di Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Salah satu pengurus Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar) Kabupaten Pangandaran Asep Kartiwa mengatakan, Desa Selasari memiliki hamparan luas wilayah 1.935 hektare yang berada di ketinggian 300mdpl dengan karakteristik daerah batuan kars.

“Di daerah ini banyak terdapat goa dan tempat wisata air sungai yang masih alami dan memberikan nuansa yang berbeda dengan kawasan wisata lain,” kata Asep.

Berdasarkan hasil survey, di Desa Selasari ditemukan lebih dari 90 goa, kini beberapa goa telah dibuka menjadi objek wisata yang difasilitasi dengan perlengkapan body rafting.

“Diantara goa yang kini sudah siap kunjung menjadi objek wisata diantaranya goa sutra reregan, goa panggung, goa peteng, goa panjang, goa parat, goa lanang, goa gede dan goa citalun,” tambahnya.

Masing-masing goa memiliki ciri khas dan keunikan mulai dari yang terpendek sepanjang 50 meter hingga yang terpanjang sekitar 300 meter kedalamannya dengan hiasan alami ornament batu stalagmit dan batu kapur yang mengerucut membentuk hiasan alami.

“Bebatuan stalagmit yang terdapat di dalam goa tersebut masih alami dan belum tereksploitasi sebab lokasinya berada di tengah hutan dan masih jarang dijamah manusia,” papar Asep.

Selain wisata goa, di Desa Selasari juga memiliki sungai yang cocok untuk kegiatan arung jeram dan air terjun. Hutan konservasi yang masih alami ini juga banyak situs budaya seperti, kampung buhun, tapak Aki Jonggrang, Tapak Budha, Batu Putih (Batu Bagong) dan jejak peninggalan sesepuh Sunda masa lalu sepert Eyang Gede, dan mbah Jagaraksa.

“Dengan banyaknya lokasi objek wisata alam goa dan sungai untuk body rafting juga situs budaya kami harap menjadi salah satu pilihan wisatawan yang jenuh dengan lokasi wisata di Pangandaran yang sebelumnya sering dikunjungi,” pungkas Asep.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement