Kalsium
Meskipun tulang menyerap sebagian besar kalsium yang mereka butuhkan pada awal kehidupan, biasanya sebelum usia 30 tahun. Namun, menurut Kirkpatrick, gizi tidak memainkan peran dalam menjaga kesehatan tulang di kemudian hari.
Nutrisi ini dibutuhkan juga untuk fungsi tubuh lain, seperti kontraksi otot, saraf dan fungsi jantung, serta reaksi biokimia. Jika Anda tidak mendapatkan cukup kalsium dari diet, tubuh mencuri kalsium dari tulang dan melemahkannya.
Intinya adalah Anda perlu kalsium pada usia 40 tahun dan seterusnya. Namun, terlalu banyak mendapatkan kalsium tidak berarti keuntungan dan dapat membahayakan kesehatan jantung. Kebanyakan wanita berusia 40 sampai 50 tahun bisa mendapatkan kalsium yang mereka butuhkan 1.000 mg sehari. Sedangkan, untuk wanita di atas usia 50 tahun, dosis yang dibutuhkan 1.200 mg sehari, bisa dengan mengonsumsi makanan kaya kalsium seperti susu, tahu, ikan sarden, brokoli, almond dan bayam.
Vitamin D
Kekurangan vitamin D setelah usia 40 tahun adalah masalah besar. Kekurangan vitamin D berhubungan dengan peningkatan risiko diabetes, penyakit jantung, multiple sclerosis, kanker payudaran dan usus besar setelah usia 40 tahun. Memenuhi kebutuhan vitamin D harian penting untuk penyerapan kalsium dalam tubuh.
Sumber vitamin D dari makanan adalah ikan, susu, biji-bijian dan sereal. Tetapi, umumnya vitamin D dari makanan sulit diserap. Sinar matahari pagi adalah sumber terbaik vitamin D, namun tidak semua orang tinggal di dekat garis khatulistiwa, sehingga konsumsi suplemen menjadi penting.