TREN memasang KB IUD belum lama ini disukai para ibu muda. Namun, alangkah baiknya Anda harus tahu efek sampingnya.
Ketika baru melahirkan, usahakan memilih jenis KB yang tepat. Tapi pada umumnya, semua tindakan berisiko dengan efek sampingnya.
Ada lima efek samping yang wajib Anda tahu sebelum memilih KB IUD. Berikut penjelasannya, dikutip Boldsky, Kamis (15/12/2016).
Menstruasi tidak teratur
Salah satu efek samping yang paling umum dari penggunaan IUD adalah wanita mengalami gangguan menstruasi yang cukup parah. Biasanya di saat menstruasi, Anda mengalami nyeri bahkan bisa mengarah ke perdarahan.
Perdarahan akibat robeknya jaringan rahim
Pada saat menyisipkan IUD ke dalam rahim bisa saja tidak pas pada posisi saat memasangnya. Akibatnya, jaringan rahim terganggu, bahkan bisa menyebabkan robek yang menjadikan diri Anda mengalami perdarahan hebat.
Efek samping psikologis
Biasanya wanita yang menggunakan KB IUD akan mudah mengalami mual, perubahan suasana hati, sakit kepala dan jerawat dan nyeri payudara. Tapi biasanya gejala ini hilang setelah beberapa bulan kemudian.
Kista ovarium
KB IUD juga dapat menyebabkan munculnya kista yang tumbuh di bagian ovarium. Terutama jika KB ini dipasang terus-menerus tanpa putus selama hidupnya.
Penyakit radang panggul
Saat memasukkan KB IUD setelah melahirkann biasanya menyebabkN iritasi. Pada kasus berat, Amda dapat menderita penyakit radang panggul yang sangat berbahaya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.