SANGAT disayangkan rasanya jika kekayaan wastra Nusantara khususnya Batik, hanya terkenal dengan Batik dari Tanah Jawa saja.
Padahal daerah seperti Sumatra Barat pun memiliki kekayaan wastra Batik Minang. Namun sayangnya, dalam dunia industri fashion Tanah Air motif Batik Minang ini sendiri gaungnya memang belum sekencang kain Batik Jawa.
Menyadari akan hal ini, Pemerintah Provinsi Sumatra Barat tidak mau berpangku tangan. Selain mendukung launching dan acara trunk show Batik Minang oleh para desainer dari Indonesia Modest Fashion, upaya lain juga digiatkan. Melalui Dekranasda Provinsi Sumatra Barat, pemerintah daerah mengadakan pelatihan kepada 15 orang pengrajin yang berasal dari tiga Kabupaten di Sumatra. Yakni, Kabupaten Kota Padang, Dharmas Raya, dan pesisir Selatan.
"Kami mendatangkan pengrajin kain Batik asal Yogjakarta untuk dapat melatih keterampilan membatik kepada para pengrajin di Sumatra Barat. Dari total 200 Batik Minang yang dikembangkan, ada sekitar tujuh motif yang direalisasikan sebagai Batik," jelas Ridonald selaku sekretaris Dekranasda provinsi Sumatra Barat yang dijumpai di Jakarta Selatan.