ANAK yang aktif secara fisik memiliki risiko lebih kecil masalah kesehatan kronis, dibandingkan anak yang tidak aktif. Seni bela diri dapat memberikan latihan pada seluruh anggota tubuh, serta menghindari terjadinya obesitas.
Menurut ahli seni bela diri, Anmol Londhe, ada beberapa bentuk seni bela diri yang dapat anak coba sejak usia 4 tahun, dikutip dari Thehealthsite, Kamis (8/12/2016).
Taekwondo
Anak yang gemuk dapat membakar sejumlah kalori. Bentuk seni bela diri ini membantu anak membantu otot tubuh, lengan, dan kaki yang kuat.
Karate
Karate bisa menjadi latihan ideal untuk anak, karena mendukung pembangunan otot mereka. Selain itu, karate dapat melatih kekuatan tubuh dan menjaga kesehatan kardiovaskular.
Kung fu
Manfaat yang paling signifikan dari kung fu adalah anak dapat meningkatkan kepercayaan diri mereka. Bela diri ini melibatkan semua otot utama dan juga sendi. Selain itu, kung fu bisa menunjang kekuatan dan kebugaran fisik anak.
Judo
Lewat latihan judo, anak mengalami peningkatan kekuatan, stamina, dan fleksibilitas. Anak dilatih untuk mengkoordniasikan pikiran, tubuh, dan kekuatan inti. Melalui judo, anak mampu mendapatkan ketenangan diri dan pikiran.
Martial arts
Seni bela diri ini dapat meningkatkan kepercayaan diri dan menanamkan keyakinan optimis pada anak. Ada baiknya, anak perlu menguasai salah satu bentuk bela diri, seperti karate, judo, maupun tinju. Oleh karenanya, martial arts baru dapat dilakukan di saat mereka berusia 7 tahun.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.