Sultan Hamengku Buwono IX
Pada awal kemerdekaan Republik Indonesia, kondisi perekonomian dalam negeri sangat buruk. Kas negara kosong, pertanian dan industri lain rusak berat akibat perang. Bencana kekeringan dan kelangkaan bahan pangan terjadi di mana-mana, termasuk Yogyakarta. Untuk menjamin agar roda pemerintahan RI tetap berjalan, Sultan Hamengku Buwono IX menyumbangkan kekayaan sekitar 6 juta gulden (mata uang Belanda).
(Ilustrasi/nytimes)
Di balik sikap dermawannya itu, terdapat sejumlah fakta unik tentang Sultan Hamengku Buwono IX, termasuk jenis makanan favoritnya yakni, gecok ganem. Kudapan ini merupakan olahan daging sapi giling yang dibentuk bulat dan berkuah. Jangan samakan makanan ini dengan bakso, karena gecok ganem tak memiliki komposisi yang berlebihan seperti bakso. Hidangan ini sempat populer di kalangan masyarakat Yogyakarta pada 1950-an.
R.A Kartini
Ketika ia bersekolah di Europeesche Largere School (setingkat SD) , Kartini dan kedua adiknya mempelajari bahasa Jawa kepada seorang guru privat bernama Danu. Menurut buku yang ditulis oleh Kardinah, adik pahlawan emansipasi tersebut, Kartini sangat menyukai pecel daun semanggi. Bahkan, ketika ia sedang malas belajar, ia selalu meminta guru privatnya itu untuk membelikan makanan kesukaannya.
(Ilustrasi/Indonesiakaya)
Pecel semanggi sendiri sebetulnya mirip dengan pecel pada umumnya, hanya saja pecel ini diolah dengan bahan utama daun semanggi.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.