Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mencicipi 3 Kuliner Nusantara yang Mulai Langka di Daerah Asalnya

Devi Setya Lestari , Jurnalis-Sabtu, 15 Oktober 2016 |14:39 WIB
Mencicipi 3 Kuliner Nusantara yang Mulai Langka di Daerah Asalnya
Ikan dole Sulawesi Tenggara yang mulai langka (Foto: Devi/Okezone)
A
A
A

SAKING banyaknya ragam kuliner Nusantara kadang ada saja makanan yang lama tidak diolah hingga akhirnya perlahan menjadi makanan yang langka. Padahal jika dicicipi rasanya, semua punya ciri khas rasa yang lezat dan unik. Sekarang saatnya mengangkat dan melestarikan kuliner lokal yang sudah mulai langka.

Lewat berbagai event festival kuliner, makanan tradisional kerap dihadirkan untuk melestarikan eksistensinya di negara sendiri. Kalau bukan kita, siapa lagi dan kalau bukan sekarang, kapan lagi. Dalam sebuah event di Jakarta beberapa hari lalu, Okezone mencicipi tiga kuliner lokal yang sudah langka bahkan di tempat asalnya.

Ikan Dole (Sulawesi Tenggara)

(Foto: Devi/Okezone)

Hidangan ini merupakan sajian khas lokal asal Buton, Sulawesi Tenggara. Diolah dengan menggunakan bahan dasar ikan tenggiri, adonan kemudian dibalut dengan santan dan digoreng dalam minyak panas. Paduan gurihnya ikan laut dan santan serta bumbu khas membuat masakan ini terasa lezat. Belum lagi teksturnya yang renyah terasa cocok disantap sebagai lauk ataupu sebagai camilan.

Udang Rambut Betara (Jambi)

(Foto: Devi/Okezone)

Dari namanya yang unik sajian lokal yang berasal dari Kabupaten Batanghari, Jambi ini merupakan perpaduan berbagai macam bumbu dasar khas Indonesia. Bumbu ini digunakan untuk memberi rasa pada udang cincang. Adonan udang yang dibentuk bulat sebesar bola pingpong kemudian dibalut dengan remahan bihun dan digoreng dalam minyak panas dan banyak. Tak hanya presentasinya yang menggiurkan, tekstur dan rasanya dijamin membuat ketagihan.

Bubur Pedas (Kalimantan Barat)

(Foto: Devi/Okezone)

Tidak hanya terkenal di Sambas, Kalimantan Barat, bubur khas suku Melayu ini juga populer di Deli, Sumatera Utara. Bubur pedas khas Sambas adalah sajian bubur penuh gizi yang diolah bersama berbagai macam sayuran segar. Bubur pedas disajikan bersama taburan kelapa sangrai, ikan teri goreng, kacang tanah, perasan jeruk lemon cui dan sambal. Keunikan bubur pedas menjadikan bubur ini sebagai salah satu menu yang diturunkan dari generasi ke generasi.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement