Gedung itu tidak menjadi pusat pembuatan atau penjualan jamu lagi. Namun, sejarah jamu masih terlihat di goresan dinding Nyonya Meneer.
Apalagi, sekarang bangunan sudah ditutup, dan bagian depan bangunan dipenuhi dengan pedangan kaki lima yang berantakan. Pintu toko menjadi gantungan barang-barang penjual sekitar. "Gedung ini sudah ditutup dan dijual pemiliknya," tukasnya.
Gedung itu tidak menjadi pusat pembuatan atau penjualan jamu lagi. Namun, sejarah jamu masih terlihat di goresan dinding Nyonya Meneer.
(Johan Sompotan)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.