BERBICARA soal selingkuh memang tak ada habisnya. Pastinya selingkuh jadi momok dalam suatu hubungan asmara dan tentu, hubungan pernikahan. Bagaimana dengan kata para ahli?
Michele Weiner-Davis, M.S.W., terapis pernikahan bilang,”Tidak ada aturan universal yang baku tentang ‘kelihatan tak bersalah’.” Untuk beberapa pasangan, kejujuran menolong mereka untuk saling menyembuhkan hati satu sama lain apa adanya.
Lalu, kapan waktu yang tepat mengakuinya? Kapan waktu yang tidak tepat untuk mengakuinya?
Kapan waktu yang tepat mengakuinya?
Ajukan tiga pertanyaan ini, "Apakah kita sering memikirkan si dia tiap hari? Apakah kita diam-diam kerap chat dan menelefonnya? Pernahkah membayangkan untuk putus dengan pasangan dan jadian dengan si dia yang lain tersebut?"