Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jangan Minum Susu saat Batuk, Mitos atau Fakta?

Maria Amanda Inkiriwang , Jurnalis-Minggu, 18 September 2016 |08:00 WIB
Jangan Minum Susu saat Batuk, Mitos atau Fakta?
Ilustrasi (Foto: Healthwatchmd)
A
A
A

BIASANYA, Anda akan menghindari kebiasaan minum susu saat batuk, karena khawatir memperburuk kondisi. Tetapi, benarkah hal tersebut sebuah fakta? Jangan-jangan, keyakinan tersebut hanya mitos?

Deepshikha Agarwal, ahli gizi dan sport nutritionist, mengungkapkan kesalahpahaman dan mitos soal konsumsi susu, dilansi dari laman Thehealthsite.

1. Mitos: Kita tidak harus minum susu saat batuk

Fakta: Anak-anak justru dianjurkan untuk minum susu saat batuk dan demam. Dokter percaya bahwa minum susu saat batuk, tidak menimbulkan bahaya apapun. Kehadiran nutrisi pada susu dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh.

2. Mitos: Jangan minum susu setelah makan pedas

Fakta: Pasti di antara Anda telah mempraktikkan, minum susu setelah mengonsumsi makanan pedas. Disarankan untuk minum setengah cangkir susu encer setelah 30 menit meenyantap makanan pedas untuk menurunkan produksi asam dan meningkatkan sistem pencernaan.

3. Mitos: Jangan minum susu setelah minum antibiotik

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement