SUNGGUH mengerikan jika anak-anak harus melihat hal berbau porno sebelum usianya. Karena dampak trauma hingga perilaku seks menyimpang akan menyerang anak ketika dewasa.
Tersebarnya isu bahwa anak penyanyi Reza Artamevia pernah terpapar seks ketika masih kecil, membuat banyak pihak begitu peduli. Karena kasusnya cukup memilukan. Di mana Reza dicurigai telah mempertontonkan hubungan gelapnya dengan guru spiritual di Padepokan Brajamusti, Aa Gatot.
Oleh sebab itu, menurut Sekjen Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Rita Pranawati anak tersebut perlu diselamatkan. Untuk memulihkan lagi kondisi jiwa anak, mereka harus melewati serangkaian proses.
"Anak-anak harus mengisi assesment berupa pertanyaan yang berkaitan untuk mengetahui kondisi psikologisnya," ungkap Rita kepada Okezone, Sabtu, 10 September 2016.
Setelah itu barulah hasilnya dilihat guna menentukan jenis rehabilitasi yang pas untuk kondisi anak. Sebab, semakin besar usia anak, kian sulit pula mengembalikan ke kondisi normal.
"Terapi penyembuhan trauma. Wawancara mendalam untuk mengetahui seberapa dalam kerusakan jiwa si anak," lanjutnya.
Karena, terangnya, anak-anak belum tentu mau jujur menceritakan apa yang mereka alami. Butuh waktu, situasi, dan orang berkompeten yang mampu mendorong anak bercerita apa adanya.
(Vien Dimyati)