NUANSA bersih dan suci selayaknya ditunjukkan oleh setiap umat muslim dalam perayaan Hari Raya Idul Adha. Jika saat perayaan Idul Fitri beberapa bulan silam banyak orang yang mengenakan busana muslim baru, namun tidak demikian halnya pada Hari Raya Idul Adha.
Ya, saat Idul Adha, penampilan tidak harus mewah, glamor, atau heboh. Hal ini seperti yang disarankan oleh desainer modest wear Restu Anggraini. Bahkan, tak ada salahnya untuk mengenakan busana yang sudah dikenakan saat Idul Fitri beberapa bulan lalu.
“Menurut aku, busana yang kemarin dikenakan saat Ramadan dan Idul Fitri bisa dikenakan ulang kembali. Kalau Idul Fitri mungkin memang memerlukan busana lebih untuk hari-hari selanjutnya bersilaturahmi, sementara kalau Idul Adha hanya satu hari, paling bajunya dipakai saat salat Ied,” terang Restu Anggraini kepada Okezone di kawasan Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Desainer yang akrab disapa Etu ini juga menuturkan jika busana bernuansa putih serta potongan busana, seperti kaftan dan abaya tetap digemari saat Idul Adha ini.
“Aku lihat tren busana untuk Idul Adha masih bernuansa putih, baju Ramadan kemarin masih diulang kembali. Biasanya potongan kaftan dan abaya yang memang menjadi favorit,” tutup Etu.
(Silvia Junaidi)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.