Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menkes Kenalkan Alat Kesehatan Buatan Indonesia

Dewi Kania , Jurnalis-Rabu, 31 Agustus 2016 |06:00 WIB
Menkes Kenalkan Alat Kesehatan Buatan Indonesia
Ilustrasi (Foto: Cdainc1)
A
A
A

INDONESIA sudah mampu membuat alat kesehatan sendiri. Ada beberapa produk lokal untuk mendukung pelayanan fasilitas kesehatan dalam negeri.

Menteri Kesehatan RI Prof Dr dr Nila F Moeloek SpM(K) menuturkan, industri alat kesehatan di Indonesia terus mengalami peningkatan. Ada 193 sarana industri di tahun 2015, kemudian bertambah menjadi 201 sarana industri pada Juli 2016.

"Peningkatan ini menggambarkan potensi perkembangan industri alat kesehatan dalam negeri. Hendaknya harus sejalan dengan peningkatan kualitas produknya", ujar Menkes saat ditemui di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, kemarin.

Adapun produksi alat kesehatan buatan dalam negeri antara lain:

- Hospital furniture, juga phygrmomanometer, stetoskopi, sarung tangan (hand gloves), dan kateter urine.

- Alat kesehatan elektromedik seperti infant incubator, nebulizer, O2 concentrator, dental chair, EKG, fetal doppler, syringe pump, infusion pump, lampu operasi.

- Kontrasepsi IUD dan kondom.

- Alat kesehatan seperti disposables yang terdiri dari syringes, benang bedah, kantong urine, infusion set, masker, kasa, kapas pembalut, plester elastik, band aid, dan lain-lain.

- Alat kesehatan untuk instrumen bedah seperti mayor dan minor set.

- Medical apparels terdiri dari operating gown, bed sheet, dan lainnya.

- Rapid test untuk HIV test, hepatitis test, tes kehamilan, tes narkoba.

-  Reagensia pewarnaan seperti antisepphygrmomanometeror, dan lain-lain.

 "Kualitas alat kesehatan dalam negeri ini tidak perlu diragukan lagi. Di samping itu, harganya murah dan sudah memiliki izin edar dari Kementerian Kesehatan," tukasnya.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement